Kata-kata Mutiara Kepribadian

Semalam adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan, esok adalah harapan. Iman
itu bukan hanya harapan, ia adalah apa yang terpancar di dalam hati dan dibuktikan
dengan amalan.


Setiap kita didunia ini tidak mau memilih jalan yang derita. Hakikatnya tanpa usaha
keajaiban tidak akan berlaku.

Kita jangan selalu mengharap, kerana mengharap tidak pasti tertunai. Tetapi kita
boleh bersabar, kerana kesabaran itu mengajarkan kita arti kehidupan.

Jangan menangis kerana gagal dalam cinta, sebab manusia akan meninggalkan apa yang
dicinta.

Keinsafan bukan mudah untuk di tantang, tapi jelas diulang-ulang dan sesungguhnya lidah itu lebih berbisa, dari segala senjata. Jadi sebelum berkata fikirkan akibatnya.

Zaman berubah tetapi, dendam manusia tidak pernah berubah.

Lelaki yang gagah mustahil tidak pernah menangis, tapi percintaan yang akan
menyebabkan mereka menangis.

Nilai persahabatan diukur dengan kejujuran, bukan kebendaan.

Jadilah ubi yg bertutup rapat, bukan cake yang berkrim tetapi diharungi lalat.

Kedewasaan tidak menghalang apa yg diinginkan oleh setiap insan, manusia bagaikan layang-layang, dimana sering terikat dengan sesuatu tidak dapat
bebas dengan sempurna kecuali tali itu putus, barulah ia bebas melayang.

Janganlah disamakan antara orang yang berjimat cermat dengan orang yang
kedekut. Orang berjimat selalunya memperhitungkan perbelanjaannya, masuk dan
keluarnya uang tersebut dengan tujuan membelanjakan menurut sepatutnya.

Sedangkan orang yang kedekut mengumpulkan harta dengan tujuan menambah
sebanyak-banyaknya. Orang yang berjimat mengatur hartanya dan yang kedekut
diatur oleh hartanya.

Kata-kata yang paling agung dan mulia adalah Allah. Kata-kata yang paling lembut
adalah kasih sayang (ar-rahman-ar rahim). Kata-kata yang paling cepat adalah waktu
dan kata-kata yang paling panjang adalah kekal abadi.

Wanita seperti sungai, kalau dia tetap tinggal dirumahnya maka seluruh masalah berjalan dengan wajar, seperti halnya alur sungai. Jika dia keluar meninggalkan
rumahnya maka dia seperti air sungai yang meninggalkan alurnya dan mengancam
kerusakan.

Iri hati dan dengki adalah suatu penyakit yang tidak nampak pada tubuh penderitanya.

Cacatnya nasihat ialah, bila disampaikan secara terang-terangan.

Sebaik-baik saudara atau kawan ialah, bila engkau lupa dia mengingatkan dan bila engkau ingat dia menolongmu.

Ketenteraman, kedamaian dan ketenangan jiwa yang dirasakan oleh orang-orang yang berbahagia, itu akan selalu dianugerahkan kepada yang mendekap mesra keimanan dalam dadanya. Bahkan dengan ketenangan dan sakinah itu imannya akan makin bertambah dan makin kokoh.

Sabar dan tenang adalah dua kembar yang dilahirkan oleh jiwa besar.

Renungkan kata kata ini:

1. Jangan merasa puas hati, bila mendengar pujian orang dihadapan mu ataupun merasa senang bila ditunjukkan rasa kemesraan dan muka manis terhadapmu, sebab yang demikian itu belum tentu timbul dari hakikat batinnya.

2. Jangan sekali-kali mengadukan segala hal ehwalmu yang berupa kesusahan dan sebagainya kepada orang lain, sebab dikuatiri bahawa Allah s.w.t akan murka, lalu diserahkan semua urusan itu kepada orang itu.

3. Jangan harapkan orang lain akan bersikap sama terhadapmu, bila berada dibelakangmu. Sebagaimana yang anda kenal kepadanya dimasa behadapan denganmu. Harapan semacam itu adalah sia-sia belaka dan tidak betul.

4. Jangan menentang orang lain sehingga terjadi permusuhan diantara kamu bersama, melainkan jika anda melihat sesuatu kemungkaran dalam agama yang dilakukan oleh orang itu, maka ketika itulah boleh anda menentang usaha-usaha kemungkaran yang dilakukannya.

5. Jangan menilai seseorang menurut keadaan dunianya, lalu anda memuliakannya. Sebab dunia itu kecil sekali disisi Allah s.w.t dan jangan sampai anda menjual agama mu, untuk mendapatkan benda-benda keduniaan, sehingga anda dipandang kecil dimata orang yang memberinya. Mungkin suatu masa kelak anda tidak akan diberi lagi, maka ketika itu anda akan kehilangan harga diri dimatanya.

6. Jika anda mendengar bahawa orang itu pernah mencelamu atau membuat sesuatu keburukan terhadap dirimu, maka sebaik-baik anda serahkan perkara itu kepada Allah s.w.t serta anda berlindung dengan Nya, daripada bahaya-bahayanya. Ingatlah, jangan coba memikirkan sesuatu rancang balas terhadap perbuatannya itu, sebab yang demikian itu akan lebih membahayakan diri anda.

7. Jangan memandang kecil, rendah atau hina kepada sesiapapun. kepada yang masih hidup, maupun yang telah mati. Kerana bersikap demikian akan membinasakan anda. Sebenarnya anda tiada mengetahui mungkin sekali orang itu lebih baik nasibnya dari anda dibelakang hari. Sekalipun orang itu pada lahirnya fasik dan jahat, tidak mustahil pula nasib yang semacam itu akan menimpa dirimu sendiri sehingga anda mengakhiri.

Oleh Penulis A

Top Blogs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inpirasikan komentar anda dan berbagilah jika anda menyukai.

Search

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Mulailah Bisnis Anda Sekarang

web4invest murah berkah bisnis

  © Wong Ra Ngerti Copyright 2011 by Segoro Ombo Blogspot