Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kita Juga Bakal Jadi Bapak Atau Ibu

Kita yang masih berjiwa muda tanpa sadar dan menyadari sifat kita yang berani sama orang tua akan membawa dampak dari kehidupan kita sendiri.

Mungkin dimasa sekarang kita tidak merasakannya, karena belum mempunyai amanat yang bernama "anak" itu bagi yang belum menikah.


Perlu disadari bahwa sifat kita terhadap orang tua sangat perpengaruh terhadap kehidupan kedepan kita, tergantung kita bisa taat atau tidak pada mereka.

Sudah banyak contoh-contoh yang tergambar dalam cerita rakyat atau kisah-kisah nyata lainnya. Bahwa durhaka pada orang tua itu fatal akibatnya.

Artikel ini tidak bercerita tentang sifat yang durhaka, kita ambil sifat yang keseharian. Contoh kecil kita yang mungkin suka membantah omongan orang tua atau membentak dengan suara keras dan bahkan kasar.

Bagi kita yang belum punya momongan, itu mungkin tidak terlalu tampak dampak dari itu semua dan masih beranggapan biasa-biasa saja. Padahal sedikit banyak dampak itu pasti ada dan berpengaruh dalam keseharian kita, entah rejeki seret atau mungkin musibah-musibah ringan yang sebagai pengingat kesalahan apa yang kita perbuat.

Bagi yang sudah punya amanat "anak" disitu kita bisa membuktikan resiko dari sifat kita yang mungkin suka membantah, berkata kasar, atau membentak kepada orang tua kita. Tingga kita merenung dan menggamati anak kita, apa dia seorang yang penurut atau bandel dan mungkin membantah juga perkataan kita, hanya kita yang tau masa lalu kita sendiri.

Merenung dengan kelakuan kita sendiri, berkaca pada sifat anak dan berbenah pada diri untuk memotifasi. Kita yang masih lajang jangan merasa itu tidak penting, justru masih lajang lah kita harus berbenah diri agar masa depan kita bisa tertata dengan baik.

Surga ditelapak kaki ibu, Rindho Sang Pencipta dari kedua orang tua kita, do'a yang paling mustajab juga dari orang tua dan sumpah yang paling serapah juga dari orang tua.

Kita yang masih muda dan lajang mungkin juga akan menjadi tua dan orang tua dari anak yang kita lahirkan dari rahim istri kita "bagi kaum pria" maka dari itu mari kita berbenah mulai dari sekarang.

Artikel ini tidak meminta kita untuk melakukan apa yang tertulis, tetapi bagi kita yang berjiwa ingin lebih baik tidak ada salahnya berbenah diri untuk masa depan yang lebih baik.

Posting Komentar untuk "Kita Juga Bakal Jadi Bapak Atau Ibu"