Cobaan Yang Silih Berganti

Manusia tidak bisa lepas dari cobaan, entah berhubungan dengan pribadi atau bahkan dengan seseorang yang semua itu mungkin satu tujuannya, kuatkah kita menjalani dan menjadi seorang yang sukses dikedepannya.

Dari semua itu bisakah kita menjalani tanpa ada rasa keluhan yang mendalam, mungkin hanya bagi sebagian orang saja yang mengerti. Akan tetapi bila kenyataan itu berbeda disaat semua sudah berlalu dan berganti dengan kenikmatan, semua menjadi khilaf bahkan sebagian orang sering lupa bahkan terkadang menjadikan seseorang yang suka berbangga diri atas apa yang diraihnya dalam kesempatan itu.


Bahkan suatu cobaan itu sendiri menyelaraskan dengan kemampuan juga kekuatan kita, dan bahkan tidak mungkin bila kita diberikan cobaan jikalau kita tidak sanggup dalam menjalaninya karena semua itu tergantung dari pribadi juga sikap kita bagaimana mencari solusi atas apa yang kita alami, berfikir jernih juga bersabar karena semua akan berjalan dengan baik dan jangan suka berbanga diri atas keberasilan yang kita dapatkan.

Bila dicontohkan dengan sebuah tinggkatan, suatu cobaan adalah tangga untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam kehidupan yang lebih baik, bahkan tingkatan itu akan terus naik sampai sebatas mana kita sanggup menjalani sebelum ajal kematian menjeput kita.

Cobaan tidak akan pernah berhenti, dalam sebuah pepatah "semakin tinggi pohon, semakin banyak angin" dengan begitu mari sama-sama berupaya untuk lebih baik dalam berprilaku kedepannya. Jikalau bisa berusahalah dalam mencari solusi terbaik jika suatu cobaan yang berat menimpa kita dan alangkah baiknya bermusyawarah dengan orang sekitar, keluarga bahkan seseorang yang kita anggap mampu dalam mencari sebuah solusi semua itu akan lebih baik, dari pada kita ambil keputusan sendiri.

Top Blogs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inpirasikan komentar anda dan berbagilah jika anda menyukai.

Search

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Mulailah Bisnis Anda Sekarang

web4invest murah berkah bisnis

  © Wong Ra Ngerti Copyright 2011 by Segoro Ombo Blogspot