Korlab Bunga Peony Jingga


Bunga peony
Satu kali aku disuruh bermain dalam alam pikirku kulipatkan sepuluh kali kau akan bermain dalam alam pikirmu
aku dikenal wanita yang cadas tapi lidah dan jemariku tidak culas

Aku... inilah aku
wanita yang kau kenal didalam hatimu yang selalu memainkan belati kata ditiap aksara bukan kah telahku katakan.? hitam akan menjadi hitam
tak'kan berubah menjadi abu-abu

Itu aku
kau jual aku beli
kau berkhianat aku permisi.. terima kasih dalam tiap kataku kau isi, walau hanya senyuman vermentasi itu sudah bukti dari hati yang tak berani..

Jingga
Pertama kulihat bunga itu layu tertusuk duri yang diletakkan menyerupai gelang gelang rindu
terpunah wangi hingga hanya kulai lemah tiada keindahan lagi gugur

Pertama kulihat senyum ceria menghilang tak terjaga hari diwarnai ribuan maki dan cerca
entah kemana lembut selaksa kapas itu sirna
dia tertawan amarah nyata

kisah...kalau saja rentanmu mau kau pungkas kau isi dengan hadirnya salam santun lekas tak akan menjadi sungut gelisah semua akan baik baik saja resah

Seperti suatu cerita yang butuh banyak lakon
hadapi saja alurnya
rasakan nikmat dan pedihnya karena saat kau rasakan manis yang terlalu kau malah akan merasakan mual muak
kadang rasa masam diperlukan untuk memberi rasa beda agar cecap lidah tak merasa bosan

[Ketika peony gugur maka berarti masa segera akan berganti]...

Oleh Kejora Jingga

Top Blogs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inpirasikan komentar anda dan berbagilah jika anda menyukai.

Search

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Mulailah Bisnis Anda Sekarang

web4invest murah berkah bisnis

  © Wong Ra Ngerti Copyright 2011 by Segoro Ombo Blogspot