Sebab Dan Akibat Pasti Ada

Pada dasarnya hukum karma pasti ada istilah berani berbuat, berani bertanggung jawab, itu salah satu contohnya. Karena itu, kita manusia tidak lepas dari semua akibat.

Yang sebab giat bekerja, akibatnya kita jadi sukses. Yang malas kerja, akibatnya mungkin kurang untuk mencukupi kebutuhan, bahkan kadang ada resikonya dimarahi istri, bagi yang sudah berumah tangga atau menjadi bahan gunjingan disekitar lingungan mungkin seperti itu.


Sedangkan sebab dan akibat, bukan faktor duniawi (suatu pekerjaan). Tetapi sifat keburukan yang kita jalani, suka mengecewakan orang, suatu saat pasti juga dikecewakan atau meremehkan seseorang, pasti bakal diremehkan suatu saat.

Ibarat kita bercocok tanam, apa yang kita perbuat itu juga yang kita akan panen. Menjadi pribadi yang tulus tidak mudah, perlu seseorang yang diminta saran atas segala masalah yang ditemui dan bahkan rela untuk dihina dan didera, asal semua itu tidak merugikan kita.

Jaman global seperti sekarang, sedikit banyak orang menghalalkan segala cara. Jika dirasa perlu untuk menindas asal tujuan tercapai itu mungkin akan dilakukan. Terus bagaimana cara kita bisa menjadi pribadi yang baik, adalah? Tetap teguh akan pendirian, jika dirasa itu yang terbaik untuk kita dan mencoba untuk bertahan semampu kita dalam menghadapi kondisi seperti itu dan bahkan terus berjuang untuk mengupayakan yang lebih baik.

Jika kita percaya akan adanya "hikmah ", pasti suatu saat hikmah dan manfaat pasti akan kita dapatkan. Tidak ada balasan dari apapun dan sekecil apapun apa yang kita atau orang lain lakukan. Suatu kebaikan yang tertanam akan membawa manfaat, dan suatu keburukan akan membawa akibat dan resiko yang mungkin harus ditanggung orang sekeliling kita.

Kita bersosial, bermasyarakat dan bahkan berkeluarga. Alangkah bergunanya dan bermanfaat, bila kita selalu berupaya untuk menjaga sifat kebaikan kita dan berupaya menahan semua sifat keburukan yang kadang terlintas dengan tiba-tiba.

Pribadi yang baik, berawal dari diri sendiri dan berkaca pada orang lain, tentang apa yang dirasa dari sifat kebaikan seseorang yang terpantul, bahkan secara jelas menjadi teladan bagi dilingkungan dan masyarakat sekitar.

Pondasi yang perlu dibangun adalah, menjadi pribadi yang rela atas apa yang dirasa yang Tuhan berikan untuk kita, dari segi apapun? Bahkan segala kekurangan dan kelebihan yang kita terima dalam bentuk dan wujud yang kita jalani.

Dengan kesimpulan, janganlah putus asa dalam segala masalah yang dialami, dan terus berupaya untuk tegar menjalini walaupun terasa berat dan kadang menyiksa. Mungkin itu akibat yang kita terima, dari perbuatan kita. Jika itu memang kehendak Nya, kita manusia tidak akan bisa menghindari. Hanya tawakal dan bersabar, dan terus berusaha menjalani dengan lapang dada itu yang bisa kita lakukan.

Kesempurnaan bukan milik manusia, tapi berusaha untuk lebih baik itu adalah harapan dari pribadi yang rindu kasih sayang sesama. Cari tambahan untuk menyempurnakan artikel ini dan apabila dari pembaca yang ingin menambahkan, silahkan layangkan komentar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inpirasikan komentar anda dan berbagilah jika anda menyukai.

Search

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Mulailah Bisnis Anda Sekarang

web4invest murah berkah bisnis

  © Wong Ra Ngerti Copyright 2011 by Segoro Ombo Blogspot